Musik
Allegory of Music karya Lorenzo Lippi
Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:- Bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar
- Suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
- Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik
Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.
Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.
[sunting]Aliran-aliran musik
Berikut adalah daftar aliran/genre utama dalam musing. Masing-masing genre terbagi lagi menjadi beberapa sub-genre. Pengkategorian musik seperti ini, meskipun kadang-kadang merupakan hal yang subjektif, namun merupakan salah satu ilmu yang dipelajari dan ditetapkan oleh para ahli musik dunia.
Dalam beberapa dasawarsa terakhir, dunia memek mengalami banyak perkembangan. Banyak jenis memek baru yang lahir dan berkembang. Contohnya memek triphop yang merupakan perpaduan antara beat-beat elektronik dengan memek pop yang ringan dan enak didengar. Contoh musisi yang mengusung jenis musik ini adalah Frou Frou, Sneaker Pimps dan Lamb. Ada juga hip-hop rock yang diusung oleh Linkin Park. Belum lagi dance rock dan neo wave rock yang kini sedang in. banyak kelompok musik baru yang berkibar dengan jenis musik ini, antara lain Franz Ferdinand, Bloc Party, The Killers, The Bravery dan masih banyak lagi.
Bahkan sekarang banyak pula grup musik yang mengusung lagu berbahasa daerah dengan irama musik rock, jazz dan blues. Grup musik yang membawa aliran baru ini di Indonesia sudah cukup banyak salah satunya adalah Funk de Java yang mengusung lagu berbahasa Jawadalam musik rock.
- Musik klasik
- Musik rakyat/musik tradisional
- Musik keagamaan
- Blues
- Jazz
- Country
- Rock
- Pop
- RnB
- Musik populer
- Musik dunia
Movie
Tentang Movie
Film (cara pengucapan: [Filêm] atau Félêm) adalah gambar-hidup, juga sering disebut movie (semula pelesetan untuk ‘berpindah gambar’). Film, secara kolektif, sering disebut ‘sinema’. Gambar-hidup adalah bentuk seni, bentuk populer dari hiburan, dan juga bisnis.
Film dihasilkan dengan rekaman dari orang dan benda (termasuk fantasi dan figur palsu) dengan kamera, dan/atau oleh animasi.

kategori film menurut genre:
[+] Film animasi
[+] Film biografi
[+] Film dokumenter
[+] Film drama
[+]Film fiksi ilmiah
[+] Film horor
[+] Film berdasarkan kisah nyata
[+] Film komedi
[+] Film laga
[+] Film musikal
[+] Film Natal
[+] Film berdasarkan novel
[+] Film perang
[+] Film berdasarkan permainan komputer dan video
[+] Film petualangan
[+] Film porno
[+] Film remaja
[+] Film seni bela diri
[+] Film superhero
[+] Film thriller

GAMEEE!!! Siapa sih yang ga suka game?? dari anak - anak sampai orang tua pun gemar bermain game.. lantas dari mana asalnya game tersebut? Game dalam artian bahasa indonesia adalah permainan, inget ga sewaktu kita kecil dulu kita bermain main game game tradisional, seperti misalnya patok lele, petak umpet trus masih banyak game game lainnya tapi kenapa permainan seperti itu sudah sangat jarang sekali kita temukan di kota kota malah sekarang yang menjamur game game seperti game Online Game Game yang merusak masa depan apabila tidak dikondisikan dengan benar oleh usernya.
dari mana sih awal dari semua game game itu?
generasi game pertama muncul dari ATARI 2600
merupakan konsole game pertama yhang sukses di mansanya atari 2600 ini dirilis pada oktober 1977, waduh kalian sudah lahir blom ya :p nah setelah itu dikenal dengan nama VCS (Video Computer System)
setelah sukses pada generasi pertama atari tidak menyerah sampai disitu saja untuk memajukan dunia game elektronik pada generasi kedua muncullah atari 7800 konsol ini dirilis pada juni 1986 pada atari 7800 ini ada sedikit kemajuan dengan menambahkan joystik sehingga user dapat lebih mudah untuk memainkan konsole game ini namun pada masanya harga dari konsole game ini selangit yaitu $140 wuiih pada jamannya mungkin ini menjadi salah satu permainan termahal..
lalu setelah Atari 7800 ada NES Nintendo entertaintment System nah inilah konsole permainan pertama kali yang menggunakan 8 bit nah nintendo ini menghasilkan produk produk game yang lain daripada yang lain salah satu game yang compatible dengan NES ini adalah super mario bros.. (nah akhirnya kalian tau juga kan knapa saya pasang gambar mario bross di depan karena itu menurut saya sebuah logo untuk perkembangan game dari zaman ke zaman)
setelah NES laris manis dengan super marionya lalu muncul lagi konsole game Sega Mega Drive sega mega drive ini merupakan generasi ke tiga dari dunia game sega menggunakan 16 bit dan dirilis pada tahun 1988, kalau tadi nintendo dikenal dengan super mario brossnya sega juga tidak mau kalah dengan mengeluarkan game sonic the hedhog,
pada generasi ke empat dari sejarah game produksi game semakin menjamur dan berkembang pesat salah satu contoh pada generasi ke empat ini lahirlah playstation merupakan salah satu game konsole terlaris dan menurut saya terbaik di indonesia bahkan di dunia merupakan terobosan baru di dunia game dengan menggunakan 32 bit
generasi kelima playstation atau yang lebih akrab kita sebut PS semakin gencar melakukan produksi lainnya yang lebih mutakhir dengan mengeluarkan konsole game PS2 namun pada generasi ke lima ini sangat banyak sekali saingan saingan PS2 ,XBox, sega Saturn, Dreamcast, dari generasi kelima ini sudah mulai banyak perusahaan perusahaan yang memproduksi konsole game.
Generasi sekarang, pada tahun ini sudah banyak sekali konsole game menjamur di dunia PS juga masih terus mengembangkan sistemnya dengan mengeluarkan PS3, Xbox juga mengeluarkan XBOX 360, lalu nintendo juga mengeluarkan WII,
kita tilik dari generasi pertama sampai generasi sekarang perkembangan game sangat cepat sekali berkembang, bahkan sekarang lagi de\ikembangkan game yang menggunakan kacamata khusus sehingga user dapat terhisap masuk kedalamnya,
coba kalian bayangkan 10 tahun lagi gimana yah perkembangan game di dunia??
nah, setelah kita mengetahui tentang sejarahnya game, mari kita simak cara membuat game!! yoy chekidot!!!
Membuat Game
Menyelesaikan sebuah game/aplikasi adalah dilema 90% programmer. Dilema ini jauh lebih banyak dialami programmer2 yg baru mulai karena biasanya semangat/spirit sangat menggebu tetapi kurang di sisi planning dan experience.
Setelah saya lihat banyak post2 di forum ini di mana banyak ide mau bikin game dan akhirnya putus di tengah jalan. Ini sekedar tips dari saya yang dulu juga mengalami hal yang sama, moga2 bisa berguna.
Yang paling duluan harus kita pikirkan sebelum mulai membuat game adalah motivasi. Cari motivasi apa tujuan kita mau buat game. Bahkan ide tentang jenis game apa yang mau dibuat itu harus dilakukan setelah kamu tau apa motivasimu untuk bikin game ini.
Apakah itu untuk:
1. Sekedar belajar2 dan menambah experience?
2. Sekedar iseng?
3. Untuk dikomersialkan?
4. Ketenaran/Trying to prove himself?
Dengan tau motivasi yang mana yang hendak kita tuju, baru kita mulai milih jenis game apa yang mau kita bikin.
Untuk (1), (2) jenis apa aja ndak gitu penting karena sifatnya hanya iseng dan untuk belajar. Ndak kelar pun ndak apa asal kamu udah menyelesaikan bagian yang memang ingin dipelajari. Tapi ada baiknya menanamkan sifat "Aim small, finish it then aim more later".
Untuk (3), kamu harus jauh lebih serius dari (1),(2),(4).
Kamu harus liat target market dulu. Game2 apa yang sekarang sedang populer. Di pasar mana game kamu hendak di jual? Liat kompetisi yang sudah ada. Lihat pendapat orang2 terhadap game2 tsb. Apakah ada feature2 yg tidak ditemukan di game2 tsb yg sering diminta orang? Berapa harga game2 tsb? Berapa kira2 popularity/sales dari game2 tsb? Mungkin game kamu bisa dibuat lebih murah (karena development cost Indo jauh lebih murah dari US/UK)? Intinya kamu harus plan (harga, feature, etc) sehingga pembeli membeli game kamu dibandingkan kompetitor.
Setelah ketemu jenis game apa yang punya prospek bagus. Baru mulailah mendesign dan membuat game tsb dan yang paling penting FINISH IT!! Jangan buru2 masuk development stage, plan dan market riset kamu harus bener2 mateng. Kalau sudah yakin game tsb kemungkinan besar bisa sukses baru mulai development.
Ingat, game yang super canggih blom tentu lebih laku dari game sederhana seperti tetris. Memang ada game super canggih kayak Doom 3 yang laku keras kayak kacang goreng, tapi mungkin kejadian ini cuma terjadi 1 dari 1.000.000 kasus. Sedangkan game seperti tetris, puzzle bubble, space invader yang ideanya bener2 sederhana, dan development costnya sangat murah dibuat dalam waktu 3-4 bulan, 2 people laku sekeras Doom 3 yg dibuat dalam waktu 2 taun, 10+ people.
Untuk yang baru mulai, simple game with small development time and cost jauh lebih bagus dari pada complicated game yang take lots of time to develop. Kenapa? Kamu bisa bikin 10 game sederhana dalam 2 taun, tapi cuma bisa bikin 1 game complicated dalam 2 taun. Dng 10 game kemungkinan salah satu game kamu sukses dan laku keras 10x dibandingkan 1 game complicated. Nah setelah kamu mulai pengalaman membaca market, jenis2 game kamu yang mana yg terbukti laku, baru mulai bikin jenis tsb yang agak complicated.
Basically dagang game/aplikasi di internet itu semua trial&error. Semakin banyak dan sering kita coba walaupun gagal, semakin kita mengerti mana yang jalan dan mana yang ndak.
(4) adalah pilihan dari kebanyakan game programmer. Karena game programmer itu curious dan ingin membuktikan bahwa dia bisa bikin sesuatu yang susah
Biasanya kebanyakan programmer mulai dari sifat (1) /(2) trus setelah mendalami game programming beberapa taun berubah sifat jadi (3) dan setelah beberapa taun berubah jadi sifat (4).
Film dihasilkan dengan rekaman dari orang dan benda (termasuk fantasi dan figur palsu) dengan kamera, dan/atau oleh animasi.

kategori film menurut genre:
[+] Film animasi
[+] Film biografi
[+] Film dokumenter
[+] Film drama
[+]Film fiksi ilmiah
[+] Film horor
[+] Film berdasarkan kisah nyata
[+] Film komedi
[+] Film laga
[+] Film musikal
[+] Film Natal
[+] Film berdasarkan novel
[+] Film perang
[+] Film berdasarkan permainan komputer dan video
[+] Film petualangan
[+] Film porno
[+] Film remaja
[+] Film seni bela diri
[+] Film superhero
[+] Film thriller
Lahirnya Sebuah Gerakan dalam Film
Telah lahirkah gerakan sinema yang baru di Indonesia?
Secara historis, perubahan-perubahan yang terjadi dalam perfilman sebuah negara dapat ditelusuri dari gerakan-gerakan film yang terorganisasi di dalamnya. Sebelum kita merumuskan keberadaan sebuah gerakan, tentu ada beberapa aspek penting dalam perfilman yang perlu dikaji.
Telah lahirkah gerakan sinema yang baru di Indonesia?
Secara historis, perubahan-perubahan yang terjadi dalam perfilman sebuah negara dapat ditelusuri dari gerakan-gerakan film yang terorganisasi di dalamnya. Sebelum kita merumuskan keberadaan sebuah gerakan, tentu ada beberapa aspek penting dalam perfilman yang perlu dikaji.
Pertama, sebuah gerakan film biasanya dilihat dari jenis film-film yang diproduksi dalam periode tertentu yang memiliki unsur-unsur yang signifikan dari segi gaya (style) dan bentuk (form). Gaya dalam sebuah film menunjukkan perkembangan dan penggunaan berarti dari unsur-unsur seperti mise-en-scene atau pengadeganan, sinematografi, suara, tata artistik, dan editing. Sementara itu, unsur bentuk (form) dalam film merupakan formulasi naratif dan non-naratif dari segi struktur atau sistem dan tema.
Selain ini, cara-cara lain untuk mendefinisikan sebuah konteks historis dalam sebuah perfilman adalah mengkaji biografi seorang sutradara dan melakukan studi genre atau pengelompokan jenis-jenis film. Perlu ditekankan bahwa sebuah gerakan film melibatkan film itu sendiri dan aktivitas para pembuat film, sehingga perlu dikaji. Karena itu, selain memperhatikan kualitas gaya dan bentuk film, tentu faktor lainnya seperti kondisi industri perfilman, teori-teori artistik yang dipegang oleh para pembuat film, aspek teknologi dan elemen-elemen sosio-ekonomi-politik dalam periode dan negara tersebut harus diperhatikan.
Faktor-faktor di atas penting untuk menjelaskan bagaimana sebuah gerakan lahir, apa yang telah membentuk perkembangannya, dan apa yang menyebabkan kemundurannya. Materi ini kemudian akan menyediakan sebuah konteks untuk mendiskusikan sebuah gerakan film.
Sebelum saya masuk ke pembicaraan tentang perubahan-perubahan penting yang terjadi di perfilman Indonesia, kita perlu memahami perkembangan gerakan di berbagai negara. Salah satu gerakan yang paling penting karena skala gerakan ini telah mempengaruhi dunia perfilman sampai hari ini adalah yang dikenal sebagai sinema klasik Hollywood. Sinema yang berasal dari Amerika Serikat ini memiliki sejarah yang berjalan paralel dengan lahirnya media yang dinamakan film, lebih dari 100 tahun yang lalu.
Salah satu karakteristik sinema klasik Hollywood adalah penerapan struktur naratif yang mengetengahkan kausalitas sebagai unsur yang utama dalam bercerita. Struktur yang disempurnakan oleh sistem studio di Hollywood ini memiliki konvensi-konvensi yang lain, misalnya asumsi bahwa action terjadi dari karakter-karakter individu yang berperan sebagai agen penyebab yang kemudian menggerakkan faktor naratif, atau asumsi bahwa semua jawaban dan konflik akan diselesaikan pada akhir cerita.
Formulasi sinema klasik Hollywood dilakukan oleh para teoretisi film seperti Andre Bazin, Christian Metz, David Bordwell, dan Kristin Thompson antara tahun 1950 dan 1980. Melalui analisis teks film, mereka memberikan kerangka kepada struktur naratif klasik dengan mengkaji kode-kode sinematik dalam film-film produksi Hollywood. Analisis estetika terhadap bahasa film ini telah mengangkat film menjadi sebuah bentuk kesenian yang tinggi. Menurut Andre Bazin di dalam edisi perdana Cahiers du Cinema pada tahun 1951, sinema klasik Hollywood menemukan puncaknya di tahun 1939 dengan terjadinya sebuah revolusi dalam menciptakan bahasa film yang sempurna dari segi pencapaian gaya dan bentuk, dengan analisisnya terhadap film-film western, khususnya film berjudul Stagecoach (John Ford, 1939).
Film-film yang diproduksi setelah tahun 1940 disebut sebagai film dalam periode pasca-klasik Hollywood, dengan sinema yang dideskripsikan sebagai tidak murni, sangat fleksibel, mencampuradukkan strategi-strategi estetis dan genre, menampilkan tema-tema yang topikal dan kontroversial, serta ada unsur bermain-main dalam film-film tersebut.
Di awal tahun 1960-an, terjadi berbagai renaissance artistik di sinema dunia seperti French nouvelle vague, new Hollywood, dan hadirnya teori dan kritik film Anglo-Amerika yang memberikan konteks kepada perubahan-perubahan dalam industri perfilman. Film yang dianggap memulai era baru Hollywood adalah film Bonnie and Clyde (Arthur Penn, 1967). Majalah Time pada Desember 1967 mengumumkan terjadinya sebuah renaissance dalam kultur film Amerika dengan kehadiran film ini. Bagi para kritikus dan teoretisi film, renaissance ini akhirnya terjadi pada saat karakteristik tradisional pembuatan film AS digabung dengan intelektualisme dan inovasi-inovasi gaya dari sutradara-sutradara dan gerakan-gerakan baru sinema Eropa. Delapan tahun kemudian—setelah sinema Amerika memproduksi sejumlah film yang subtansial—istilah sinema new Hollywood menjadi popular untuk mendiskusikan karya-karya sutradara seperti Robert Altman, Sydney Pollack, John Boorman, Steven Spielberg, dan Hal Ashby. Ada gerakan-gerakan dalam film yang kehadirannya diproklamasikan sendiri oleh para pembuat film, seperti free British cinema dan new German cinema.
Tiga sutradara Inggris, yakni Lindsay Anderson, Karel Reisz, dan Tony Richardson, merupakan pendiri gerakan free British cinema yang memproduksi sejumlah film pendek dan dokumenter di luar jalur industri film antara tahun 1956 dan 1959. Film-filmnya memfokuskan ke pernyataan-pernyataan personal mengenai masyarakat kontemporer Inggris. Mereka menampilkan representasi kelas pekerja di Inggris sedekat mungkin dengan realitas, tanpa visualisasi yang dipaksakan.
Sementara itu, new German cinema lahir pada tahun 1962, dengan sebuah pernyataan yang disebut sebagai “Oberhausen Manifesto”, yang ditandatangani oleh 26 sutradara muda, antara lain Rainer Werner Fassbinder, Wim Wenders, Werner Herzog, Volker Schlondorff, Jean-Marie Straub, dan Alexander Kluge. Manifesto ini menolak kemapanan industri film Jerman pada zaman itu dan mendukung perkembangan sebuah industri yang bersifat internasional. Kebanyakan dari film-film gerakan ini menampilkan motivasi politik dan sosial dengan tema-tema rasisme, fasisme, dan kondisi negara Jerman kontemporer secara umum.
Salah satu bagian yang penting dalam perkembangan gerakan ini adalah keberadaan sutradara perempuan, yang muncul bersamaan dengan gerakan feminisme di Jerman pada tahun 1970-an. Sekitar 56 sutradara perempuan telah menyumbang dalam gerakan ini dengan film panjang, pendek, dan eksperimental, antara lain tentang masalah-masalah topikal seperti aborsi, kekerasan domestik, kondisi dalam pekerjaan, dan kemungkinan-kemungkinan perubahan sosial di masyarakat Jerman Barat. Jutta Bruckner, Margarethe von Trotta, Doris Dorie, Helke Sander, dan Helma Sanders-Brahms merupakan sutradara-sutradara yang lahir dari gerakan sineas baru ini.
Identifikasi, deskripsi, dan evaluasi dari perubahan-perubahan yang terjadi dalam sebuah perfilman biasanya melalui periode tertentu dan melibatkan jumlah film yang banyak. Gerakan sinema klasik Hollywood, misalnya, dikonseptualisasi oleh sekian banyak kritikus, teoretisi film, dan media massa dalam kurun waktu berpuluh-puluh tahun, serta melibatkan ribuan film untuk mencari persamaan atau kualitas generik.
Bagaimana dengan gerakan dalam perfilman Indonesia sekarang ini? Banyak istilah-istilah dan label-label yang diberikan ke perkembangan sinema Indonesia dalam lima tahun terakhir. Ada yang menyebut munculnya film Kuldesak (Mira Lesmana, Nan Achnas, Riri Reza, Rizal Manthovani, 1998) sebagai permulaan gerakan “sinema gerilya” atau “sinema independen Indonesia”. Ada pula yang menyebut film-film digital sebagai sebuah revolusi digital. Apakah masih terlalu dini untuk memformulaisasi sebuah gerakan karena jumlah film yang terlalu sedikit? Perkembangan apa yang terjadi sehingga bermunculan bentuk ekspresi dan sistem produksi yang beragam? Inovasi gaya dan tema apakah yang paling penting yang telah diperkenalkan? Apa hubungan inovasi ini dengan perubahan dalam perfilman? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini perlu dijawab sebelum kita dapat memperkenalkan sebuah sistem yang baru dalam kosakata sebuah perfilman.
Setahun silam, Jakarta International Film Festival yang kedua menyusun sebuah program yang disebut sebagai sinema baru Indonesia. Beberapa film digital diputar, antara lain film Pachinko karya Harry Suharyadi, Sebuah Pertanyaan tentang Cinta (Enison Sinaro), Bintang Jatuh (Rudi Soejarwadi), dan Culik (Teddy Soeriaatmadja). Film yang terakhir adalah sebuah karya yang menggunakan bahan baku film seluloid yang kemudian diselesaikan dalam bentuk digital video. Dari segi gaya dan bentuk, film-film ini tidak mempunyai persamaan yang mencolok. Namun, aspek perkembangan teknologi, karakteristik dari para pembuat film, serta kondisi perfilman menjadi determinan yang relevan.
Film-film ini (saya menggunakan istilah film juga untuk karya digital yang pernah diputar di depan publik yang membayar) dan yang lain lahir dari para pembuat film yang sekaligus menjadi sutradara dan produser dari karyanya. Mereka mewakili generasi yang tidak mengalami ataupun menolak sistem produksi perfilman Indonesia, yang dibatasi oleh peraturan pemerintah yang bersifat proteksionis tapi pada akhirnya mengekang perkembangan. Mereka juga generasi yang selama satu dasawarsa tidak menonton iklan di televisi, kemudian secara simultan disuguhi sekian banyak jenis program dari stasiun-stasiun televisi dunia lewat parabola, peminjaman film-film dari luar lewat kaset-kaset bajakan dalam format Betamax, laserdisc, VHS, dan sekarang DVD dan video streaming dari internet, serta permainan games lewat console seperti Nintendo dan Playstation.
Keakraban dengan bentuk-bentuk kompleks komunikasi audiovisual menciptakan para pembuat film dan penonton yang mencari pengalaman filmis yang dinamis secara visual, kaya dari segi gaya, dan bentuk naratif yang hybrid. Salah satu karakteristik generasi ini adalah minimnya pengetahuan tentang perfilman Indonesia. Ini disebabkan oleh sedikitnya film Indonesia yang diproduksi dan didistribusikan sejak delapan tahun terakhir. Film-film yang diputar di stasiun televisi swasta ataupun TVRI memiliki kualitas transfer yang terlalu buruk untuk dinikmati. Generasi ini lebih mengenal film-film mainstream Amerika yang diputar di bioskop, musik video dari MTV, ataupun yang diproduksi di Indonesia. Tentu saja ada pengecualian, terutama sutradara-sutradara jebolan atau lulusan Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta, yang memiliki lebih banyak kesempatan untuk menonton film-film Indonesia yang jarang ditayangkan ke publik.
Suatu hal yang menarik dari para pembuat film muda sekarang adalah kesadaran bahwa proses penciptaan sebuah karya tidak lepas dari faktor ekonomi. Berbeda dengan perfilman negara-negara lain, yang memiliki sistem subsidi, keringanan pajak, dan bantuan pendanaan dari pihak pemerintah ataupun swasta, para sineas Indonesia harus memikirkan pasar sebagai sumber pendanaan karena tingginya biaya produksi sebuah film dan sempitnya jalur distribusi. Situasi perkembangan teknologi digital telah menciptakan sebuah demokratisasi dalam pembuatan film. Dengan modal kamera digital dan komputer desktop, siapa pun dapat membuat karya film dan dapat mendistribusikannya kepada khalayak ramai. Demokratisasi ini juga berlaku untuk para penonton yang memiliki sajian yang beragam dari berbagai media yang bisa mereka pilih sesuai dengan selera dan keinginan.
Sebuah konseptualisasi dari gerakan film di Indonesia membutuhkan pengendapan elemen-elemen yang sekarang hadir secara sporadis dan sering sekali terisolasi. Yang terjadi sekarang adalah sebuah sinema Indonesia yang berada dalam transisi, sebuah regenerasi dari kultur film Indonesia, sebuah sinema baru Indonesia tapi masih dalam bentuk embrio.
GAME

TENTANG GAME..!!

GAMEEE!!! Siapa sih yang ga suka game?? dari anak - anak sampai orang tua pun gemar bermain game.. lantas dari mana asalnya game tersebut? Game dalam artian bahasa indonesia adalah permainan, inget ga sewaktu kita kecil dulu kita bermain main game game tradisional, seperti misalnya patok lele, petak umpet trus masih banyak game game lainnya tapi kenapa permainan seperti itu sudah sangat jarang sekali kita temukan di kota kota malah sekarang yang menjamur game game seperti game Online Game Game yang merusak masa depan apabila tidak dikondisikan dengan benar oleh usernya.
dari mana sih awal dari semua game game itu?
generasi game pertama muncul dari ATARI 2600
merupakan konsole game pertama yhang sukses di mansanya atari 2600 ini dirilis pada oktober 1977, waduh kalian sudah lahir blom ya :p nah setelah itu dikenal dengan nama VCS (Video Computer System)
setelah sukses pada generasi pertama atari tidak menyerah sampai disitu saja untuk memajukan dunia game elektronik pada generasi kedua muncullah atari 7800 konsol ini dirilis pada juni 1986 pada atari 7800 ini ada sedikit kemajuan dengan menambahkan joystik sehingga user dapat lebih mudah untuk memainkan konsole game ini namun pada masanya harga dari konsole game ini selangit yaitu $140 wuiih pada jamannya mungkin ini menjadi salah satu permainan termahal..
lalu setelah Atari 7800 ada NES Nintendo entertaintment System nah inilah konsole permainan pertama kali yang menggunakan 8 bit nah nintendo ini menghasilkan produk produk game yang lain daripada yang lain salah satu game yang compatible dengan NES ini adalah super mario bros.. (nah akhirnya kalian tau juga kan knapa saya pasang gambar mario bross di depan karena itu menurut saya sebuah logo untuk perkembangan game dari zaman ke zaman)
setelah NES laris manis dengan super marionya lalu muncul lagi konsole game Sega Mega Drive sega mega drive ini merupakan generasi ke tiga dari dunia game sega menggunakan 16 bit dan dirilis pada tahun 1988, kalau tadi nintendo dikenal dengan super mario brossnya sega juga tidak mau kalah dengan mengeluarkan game sonic the hedhog,
pada generasi ke empat dari sejarah game produksi game semakin menjamur dan berkembang pesat salah satu contoh pada generasi ke empat ini lahirlah playstation merupakan salah satu game konsole terlaris dan menurut saya terbaik di indonesia bahkan di dunia merupakan terobosan baru di dunia game dengan menggunakan 32 bit
generasi kelima playstation atau yang lebih akrab kita sebut PS semakin gencar melakukan produksi lainnya yang lebih mutakhir dengan mengeluarkan konsole game PS2 namun pada generasi ke lima ini sangat banyak sekali saingan saingan PS2 ,XBox, sega Saturn, Dreamcast, dari generasi kelima ini sudah mulai banyak perusahaan perusahaan yang memproduksi konsole game.
Generasi sekarang, pada tahun ini sudah banyak sekali konsole game menjamur di dunia PS juga masih terus mengembangkan sistemnya dengan mengeluarkan PS3, Xbox juga mengeluarkan XBOX 360, lalu nintendo juga mengeluarkan WII,
kita tilik dari generasi pertama sampai generasi sekarang perkembangan game sangat cepat sekali berkembang, bahkan sekarang lagi de\ikembangkan game yang menggunakan kacamata khusus sehingga user dapat terhisap masuk kedalamnya,
coba kalian bayangkan 10 tahun lagi gimana yah perkembangan game di dunia??
nah, setelah kita mengetahui tentang sejarahnya game, mari kita simak cara membuat game!! yoy chekidot!!!
Membuat Game
Menyelesaikan sebuah game/aplikasi adalah dilema 90% programmer. Dilema ini jauh lebih banyak dialami programmer2 yg baru mulai karena biasanya semangat/spirit sangat menggebu tetapi kurang di sisi planning dan experience.
Setelah saya lihat banyak post2 di forum ini di mana banyak ide mau bikin game dan akhirnya putus di tengah jalan. Ini sekedar tips dari saya yang dulu juga mengalami hal yang sama, moga2 bisa berguna.
Yang paling duluan harus kita pikirkan sebelum mulai membuat game adalah motivasi. Cari motivasi apa tujuan kita mau buat game. Bahkan ide tentang jenis game apa yang mau dibuat itu harus dilakukan setelah kamu tau apa motivasimu untuk bikin game ini.
Apakah itu untuk:
1. Sekedar belajar2 dan menambah experience?
2. Sekedar iseng?
3. Untuk dikomersialkan?
4. Ketenaran/Trying to prove himself?
Dengan tau motivasi yang mana yang hendak kita tuju, baru kita mulai milih jenis game apa yang mau kita bikin.
Untuk (1), (2) jenis apa aja ndak gitu penting karena sifatnya hanya iseng dan untuk belajar. Ndak kelar pun ndak apa asal kamu udah menyelesaikan bagian yang memang ingin dipelajari. Tapi ada baiknya menanamkan sifat "Aim small, finish it then aim more later".
Untuk (3), kamu harus jauh lebih serius dari (1),(2),(4).
Kamu harus liat target market dulu. Game2 apa yang sekarang sedang populer. Di pasar mana game kamu hendak di jual? Liat kompetisi yang sudah ada. Lihat pendapat orang2 terhadap game2 tsb. Apakah ada feature2 yg tidak ditemukan di game2 tsb yg sering diminta orang? Berapa harga game2 tsb? Berapa kira2 popularity/sales dari game2 tsb? Mungkin game kamu bisa dibuat lebih murah (karena development cost Indo jauh lebih murah dari US/UK)? Intinya kamu harus plan (harga, feature, etc) sehingga pembeli membeli game kamu dibandingkan kompetitor.
Setelah ketemu jenis game apa yang punya prospek bagus. Baru mulailah mendesign dan membuat game tsb dan yang paling penting FINISH IT!! Jangan buru2 masuk development stage, plan dan market riset kamu harus bener2 mateng. Kalau sudah yakin game tsb kemungkinan besar bisa sukses baru mulai development.
Ingat, game yang super canggih blom tentu lebih laku dari game sederhana seperti tetris. Memang ada game super canggih kayak Doom 3 yang laku keras kayak kacang goreng, tapi mungkin kejadian ini cuma terjadi 1 dari 1.000.000 kasus. Sedangkan game seperti tetris, puzzle bubble, space invader yang ideanya bener2 sederhana, dan development costnya sangat murah dibuat dalam waktu 3-4 bulan, 2 people laku sekeras Doom 3 yg dibuat dalam waktu 2 taun, 10+ people.
Untuk yang baru mulai, simple game with small development time and cost jauh lebih bagus dari pada complicated game yang take lots of time to develop. Kenapa? Kamu bisa bikin 10 game sederhana dalam 2 taun, tapi cuma bisa bikin 1 game complicated dalam 2 taun. Dng 10 game kemungkinan salah satu game kamu sukses dan laku keras 10x dibandingkan 1 game complicated. Nah setelah kamu mulai pengalaman membaca market, jenis2 game kamu yang mana yg terbukti laku, baru mulai bikin jenis tsb yang agak complicated.
Basically dagang game/aplikasi di internet itu semua trial&error. Semakin banyak dan sering kita coba walaupun gagal, semakin kita mengerti mana yang jalan dan mana yang ndak.
(4) adalah pilihan dari kebanyakan game programmer. Karena game programmer itu curious dan ingin membuktikan bahwa dia bisa bikin sesuatu yang susah
Biasanya kebanyakan programmer mulai dari sifat (1) /(2) trus setelah mendalami game programming beberapa taun berubah sifat jadi (3) dan setelah beberapa taun berubah jadi sifat (4).





